NAMA : RIZKI RAMADHANI
KELAS : XII MIPA 10
NO ABSEN : 29
Masa keemasannya yang berlangsung cukup panjang,
berpuncak pada juara tunggal putri bulutangkis Olimpiade Barcelona, Spanyol
(1992). Dia peraih emas pertama Indonesia di Olimpiade. Ketika itu Alan,
pacarnya, juga juara di tunggal putra sehingga media asing menjuluki mereka
sebagai “Pengantin Olimpiade”. Predikat pengantin ini rupanya terus melekat,
terbukti saat mereka dipercaya menjadi pembawa obor Olimpiade Athena 2004.
Prestasi yang mengharumkan nama bangsa juga diukir
oleh Susi dengan meraih sederetan kejuaraan. Dia menjuarai All England empat
kali (1990, 1991, 1993, 1994). Sang juara yang punya semangat pantang menyerah
ini selalu menjadi ujung tombak tim Piala Sudirman dan Piala Uber. Juga juara
dunia (1993) dan puluhan gelar seri grand prix.
Kiprah Susi Susanti di dunia olahraga bulutangkis
Indonesia memang luar biasa. Dalam setiap pertandingan, ia menunjukkan sikap
tenang bahkan terlihat tanpa emosi di saat-saat angka penentuan. Semangatnya
yang pantang menyerah meski angkanya tertinggal jauh dari lawan membuat banyak
pendukungnya menaruh percaya bahwa Susi pasti menang.
Berkat kegigihan dan ketekunannya, perempuan kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 11 Februari 1971 ini turut menyumbang kesuksessan tahun 1989 ketika Piala Sudirman direbut tim Indonesia untuk pertama kalinya dan sampai sekarang belum lagi berulang. Dia pun turut menorehkan sukses saat merebut Piala Uber tahun 1994 dan 1996 setelah piala itu absen lama dari Indonesia.