Senin, 21 Februari 2022

TEKS ESAI DAN TEKS KRITIK

 

Nama   :  RIZKI RAMADHANI

Kelas   :  XII MIPA 10

SMAN 2 CIMAHI

Teks Kritik Sastra

 

MOTIVASI KEZIA DALAM CERPEN CARMEN

 

Cerpen Carmen telah dibagikan secara online di narasastra.wixsite.com pada tahun 2016 dan situs kumparan.com pada tahun 2018. Cerpen ini menceritakan seseorang yang berusaha menyelami,memahami,dan menemani diri sendiri.

Tokoh yang diciptakan Kezia di dalam cerpen Carmen adalah satu orang,tetapi dibuat seolah-olah ada dua orang tersebut disimpulkan sebagai satu tokoh,yaitu Carmen, yang berbicara dengan dirinya sendiri. Hal itu merupakan keunikan tersendiri di dalam cerpen Carmen.

Tulisan ini dikembangkan berdasarkan teori pendekatan ekspresif pengarang. Teori tersebut menegaskan bahwa pengarang memiliki kuasa penuh atas karyanya. Pengarang diberi kebebasan menyampaikan kondisi tertentu dengan kelihaian imajinasi sehingga membentuk sebuah karya.

Berdasarkan hasil wawancara dab refleksi cerpen Carmen, peneliti dapat melihat bahwa Kezia mengalami permasalahan psikologis. Ia mengalai berbagai pengalaman buruk saat bekerja hingga merasa tertekan dengan pekerjaan tersebut.

Perasaan tertekan itu membuatnya tidak percaya diri. Ia juga tidak memliki orang untuk berbagi cerita sehingga ia akhirnya bicara dengan dirinya sendiri. Lewat cerpen Carmen, Kezia memberikan pemahaman kepada pembaca untuk memahami kondisi kejiwaan mereka.

Kezia berharap setelah membaca cerpen Carmen, pembaca mengetahui bagaimana cara menghargai usaha yang telah dilakukan oleh diri sendiri sehingga kita dapat memberikan penghargaan pada diri kita.

Dari hasil pengkajian, dapat diperoleh simpulan bahwa setiap penulis memiliki motvasi dan latar belakang senditi untuk memproyeksikan dirinya lewat karya sastra. Kezia berhasil memproyeksikan pengalaman hidupnya melalui cerpen Carmen sehingga pembaca dapat mengambil hikmahnya.

Dengan kata lain, Kezia dapat menunjukkan fungsinya sebagai pengarang bagi penikmat karya secara signifikan.

 

 

 

Nama   :  RIZKI RAMADHANI

Kelas   :  XII MIPA 10

 SMAN 2 CIMAHI

Teks Esai

 

PERMASALAHAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

 

Pendidikan adalah tonggak kemajuan bangsa karena merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Indonesia adalah salah satu negara berkembang di dunia yang masih mempunyai masalah besar dalam dunia pendidikan. Kita mempunyai tujuan negara "mencerdaskan kehidupan bangsa" akan tetapi yang kita rasakan sekarang adalah adanya ketertinggalan di dalam mutu pendidikan.  Rendahnya mutu pendidikan menghambat penyediaan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian dan keterampilan untuk memenuhi pembangunan bangsa di berbagai bidang.

Banyak faktor dan masalah yang menyebabkan pendidikan di Indonesia tidak bisa berkembang, diantaranya: 

(1).Mahalnya biaya pendidikan

Pendidikan di Indonesia menjadi sangat sulit bagi mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan. Pemerintah sudah mencanangkan pendidikan wajib 12 tahun secara gratis, namun terdapat biaya-biaya lain yang harus ditanggung oleh para siswa. Biaya untuk berjalan ke sekolah, membeli buku, seragam,  dan peralatan sekolah lainnya tidak murah.

(2). Fasilitas pendidikan yang kurang memadai

 Yang menjadi permasalahan pendidikan di Indonesia adalah fasilitas pendidikan yang masih kurang memadai. Banyak sekolah-sekolah yang bangunannya sudah hampir rubuh, tidak memiliki fasilitas penunjang seperti meja belajar, buku,  perlengkapan teknologi, dan alat-alat penunjang lainnya yang menyebabkan pendidikan tidak dapat berkembang secara optimal.

(3). Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan,

 Pemerintah yang lebih menaruh perhatian pada pendidikan di perkotaan membuat kualitas pendidikan di perkotaan dan pedesaan menjadi timpang. Salah satu contohnya ialah dalam masalah kesejahteraan guru. Gaji guru di desa jauh lebih rendah dibanding gaji guru di kota. Selain itu, kualitas guru perkotaan cenderung lebih bagus dengan adanya latihan secara berkala, yang jarang terjadi di daerah pedesaan.

Solusi yang dapat dilakukan atas permasalahan diatas adalah dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan.  Pemerintah harus peka terhadap kondisi pendidikan di setiap daerah dan dapat mengambil langkah yang pasti untuk memperbaiki kualitas sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. Tidak hanya pemerintah, tetapi masyarakat juga harus bahu-membahu bersama pemerintah untuk dapat meningkatkan kesadaran bahwa pendidikan itu penting dan terdapat selalu mengawasi kegiatan pendidikan di Indonesia.

 Perkembangan dunia di era globalisasi ini memang banyak menuntut perubahan ke sistem pendidikan nasional yang lebih baik serta mampu bersaing secara sehat dalam segala bidang. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan berarti sumber daya manusia yang terlahir akan semakin baik mutunya dan akan mampu membawa bangsa ini bersaing secara sehat dalam segala bidang di dunia internasional.

NOVEL WAKTU

  Waktu     Nama : Rizki Ramadhani  Kelas  : XII MIPA 10 No absen : 29 Pengantar ...